Masjid Quwwatul Islam Yogyakarta

Perbedaan Aurat Laki-Laki dan Perempuan dalam Islam

Perbedaan Aurat Laki-Laki dan Perempuan dalam Islam

Menutup aurat adalah salah satu kewajiban utama yang diperintahkan oleh Allah SWT kepada setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Aurat bukan hanya sekadar batasan fisik yang harus ditutup, namun juga bagian dari kehormatan, kesopanan, dan identitas seorang Muslim. Artikel ini membahas secara lengkap dan mendalam mengenai perbedaan aurat laki-laki dan perempuan, lengkap dengan dalil, penjelasan ulama, hikmah, serta adab dalam penerapannya.

Artikel ini disusun untuk memberikan pemahaman yang benar bagi jamaah Masjid Quwwatulislam dan seluruh umat Muslim yang ingin memahami syariat Islam secara utuh.

Pengertian Aurat dalam Islam

Aurat secara bahasa berarti sesuatu yang harus ditutup. Dalam syariat Islam, aurat adalah bagian tubuh yang diwajibkan untuk ditutupi dari pandangan orang yang bukan mahram, sesuai ketentuan yang telah dijelaskan oleh Al-Qur’an dan Hadis.

Dalil Umum Tentang Aurat

Beberapa ayat yang menjadi dasar kewajiban menutup aurat antara lain:

  • QS. An-Nur: 30-31
    Allah memerintahkan laki-laki dan perempuan untuk menundukkan pandangan dan menjaga kehormatan.
  • QS. Al-Ahzab: 59
    Allah memerintahkan perempuan untuk mengenakan jilbab sebagai bentuk penjagaan diri.

Kedua ayat tersebut menjadi dasar kuat bahwa Islam memberikan perhatian besar pada penjagaan aurat sebagai bagian dari ketakwaan.

Batas aurat laki-laki dan perempuan

Aurat Laki-Laki dalam Islam

Aurat laki-laki memiliki batasan yang lebih sederhana, namun tetap wajib untuk dipatuhi.

1. Batas Aurat Laki-Laki

Mayoritas ulama (jumhur) sepakat bahwa:

  • Aurat laki-laki adalah dari pusar hingga lutut.

Pusar dan lutut termasuk bagian aurat menurut pendapat terbanyak.

2. Aurat Laki-Laki Dalam Kondisi Berbeda

  • Di hadapan laki-laki lain: tetap wajib menutup bagian antara pusar dan lutut.
  • Di hadapan perempuan non-mahram: tetap sama, pusar hingga lutut.
  • Saat shalat: minimal menutup aurat. Menutupi pundak hukumnya sunnah.

3. Ketentuan Pakaian untuk Laki-Laki

  • Tidak memakai pakaian ketat yang memperlihatkan lekuk tubuh.
  • Tidak memakai pakaian transparan.
  • Tidak menyerupai pakaian perempuan.
  • Tidak memakai emas dan sutra murni (berdasarkan hadis sahih).

Aurat Perempuan dalam Islam

Pembahasan aurat perempuan lebih detail karena syariat memberikan perlindungan yang lebih besar terhadap kehormatan wanita.

1. Aurat Perempuan di Hadapan Laki-Laki Non-Mahram

Mayoritas ulama menyatakan bahwa aurat perempuan adalah:

  • Seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

Pendapat ini berdasarkan hadis Asma binti Abu Bakar yang diriwayatkan Abu Dawud.

Beberapa ulama mengharuskan menutup seluruh tubuh termasuk wajah dalam kondisi tertentu (niqab).

2. Aurat Perempuan di Hadapan Mahram

Di hadapan mahram laki-laki, perempuan boleh menampakkan:

  • Kepala, rambut, leher
  • Lengan
  • Betis
  • Bagian tubuh lain yang biasa terlihat ketika di rumah

Namun tetap dianjurkan berpakaian sopan dan tidak berlebihan.

3. Aurat Perempuan di Hadapan Sesama Perempuan

Ulama sepakat bahwa aurat perempuan terhadap sesama perempuan Muslim adalah:

  • Antara pusar hingga lutut.

Namun tetap dianjurkan menjaga kesopanan dan tidak berpakaian ketat.

4. Aurat Perempuan Saat Shalat

Dalam shalat, batas aurat perempuan lebih ketat:

  • Seluruh tubuh harus ditutup kecuali wajah dan telapak tangan.

Sebagian ulama berbeda pendapat mengenai kaki, namun mayoritas mewajibkan untuk menutupnya.

Dalil-Dalil Penting Tentang Aurat

1. Hadis Tentang Aurat Laki-Laki

Rasulullah SAW bersabda:

“Aurat laki-laki adalah antara pusar dan lutut.”
(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

2. Hadis Tentang Aurat Perempuan

Dari Asma binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anha:

Rasulullah SAW bersabda: “Wahai Asma, sesungguhnya seorang perempuan apabila telah haid, tidak boleh terlihat darinya kecuali ini dan ini.”
Sambil menunjuk wajah dan telapak tangan.
(HR. Abu Dawud)

Hikmah Menutup Aurat

Menutup aurat memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun sosial:

1. Menjaga Kehormatan

Aurat adalah kehormatan. Islam menjaga agar tidak menjadi sarana syahwat atau fitnah.

2. Menghindari Perbuatan Maksiat

Aurat yang terbuka dapat memicu godaan dan fitnah, sehingga Islam menetapkan batasan untuk mencegah dampak negatif tersebut.

3. Membentuk Masyarakat yang Berakhlak

Pakaian yang sopan dan tertutup menciptakan lingkungan yang lebih aman, bermoral, dan saling menghormati.

4. Bentuk Ketaatan kepada Allah

Menutup aurat adalah ibadah dan bentuk ketaatan yang mendapat pahala besar.

Perbedaan Utama Aurat Laki-Laki dan Perempuan

Untuk memudahkan pemahaman, berikut perbedaan inti yang dapat dijelaskan secara deskriptif tanpa tabel:

  • Aurat laki-laki lebih sederhana, yaitu hanya dari pusar hingga lutut.
  • Aurat perempuan lebih luas, mencakup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan menurut jumhur ulama.
  • Dalam shalat, laki-laki cukup menutup pusar hingga lutut, sedangkan perempuan wajib menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
  • Di hadapan mahram, perempuan boleh terlihat beberapa bagian tubuh yang biasa tampak di rumah, berbeda dengan laki-laki yang tetap menjaga area antara pusar dan lutut.
  • Pakaian perempuan memiliki aturan tambahan, seperti harus longgar, tidak transparan, dan tidak menyerupai pakaian laki-laki.

Adab Menutup Aurat

1. Memilih Pakaian yang Longgar dan Sopan

Agar tidak menampilkan lekuk tubuh.

2. Tidak Menyerupai Lawan Jenis

Rasulullah SAW melarang laki-laki menyerupai perempuan dan sebaliknya.

3. Tidak Berlebihan dalam Berhias

Kesederhanaan mencerminkan akhlak seorang Muslim.

4. Menjaga Pandangan

Menutup aurat harus disertai dengan menjaga pandangan sebagai penyempurna ibadah.

Kesimpulan

Menutup aurat adalah perintah Allah yang memiliki tujuan mulia: menjaga kehormatan diri, menghindari fitnah, dan membentuk masyarakat yang bermartabat.
Laki-laki diwajibkan menutup aurat dari pusar hingga lutut, sementara perempuan memiliki batasan aurat yang lebih luas, yaitu seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan menurut pendapat mayoritas ulama.

Dengan memahami batasan ini, umat Islam dapat menjalankan syariat dengan lebih baik dan menjaga diri sesuai ajaran agama.

Share artikel ini jika bermanfaat:

Bantu Kami Meningkatkan Dampak Positif untuk Sesama

Setiap donasi Anda akan langsung membantu mereka yang sangat membutuhkan di sekitar kita. Bersama, kita bisa mengubah kehidupan lebih baik. Jadilah bagian dari perubahan nyata hari ini.

Bantu Kami Meningkatkan Dampak Positif untuk Sesama

Setiap donasi Anda akan langsung membantu mereka yang sangat membutuhkan di sekitar kita. Bersama, kita bisa mengubah kehidupan lebih baik. Jadilah bagian dari perubahan nyata hari ini.

Baca Artikel Lainnya

Menu Buka Sehat & Berkah
4 Februari 2026

Menu Buka Puasa Sehat & Berkah

Memilih menu buka puasa yang tepat merupakan kunci utama agar tubuh tetap bugar selama menjalankan ibadah Ramadhan. Oleh

Doa Nabi Yusuf: Bacaan, Arti, dan Keutamaannya
28 Januari 2026

Guy, ini kedahsyatan Doa Nabi Yusuf

Doa Nabi Yusuf adalah salah satu doa yang banyak diamalkan oleh umat Islam, khususnya bagi mereka yang berharap

Doa buka puasa
21 Januari 2026

Doa Buka Puasa Ramadhan Sahih

Setiap Muslim pasti menantikan momen berbuka puasa sebagai waktu yang penuh keberkahan. Selain menandai kemenangan menahan hawa nafsu,