Masjid Quwwatul Islam Yogyakarta

Suasana Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa

Kisah Peristiwa Isra Mi’raj

Bulan Rajab menjadi waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Mengapa demikian? Karena pada bulan inilah peristiwa Isra Mi’raj terjadi. Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan agung ini hanya dalam satu malam saja.

Bagi jamaah Masjid Quwwatul Islam, memahami sejarah ini bukan sekadar aktivitas mengenang masa lalu. Lebih dari itu, kita perlu mempertebal akidah tentang kekuasaan Allah SWT yang melampaui akal manusia.

Perbedaan Isra dan Mi’raj

Masyarakat sering menganggap ini satu kejadian, padahal sebenarnya peristiwa tersebut terdiri dari dua fase perjalanan yang berbeda.

  1. Isra: Perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram (Makkah) menuju Masjidil Aqsa (Palestina).
  2. Mi’raj: Momen saat Rasulullah SAW naik dari Masjidil Aqsa menembus tujuh lapis langit hingga ke Sidratul Muntaha.

Allah SWT berfirman mengenai kejadian ini dalam Al-Quran:

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami…” (QS. Al-Isra: 1)

Detik-Detik Perjalanan Menembus Langit

Malaikat Jibril mendampingi Nabi Muhammad SAW dalam kisah peristiwa Isra Mi’raj ini. Beliau mengendarai Buraq, hewan tunggangan yang memiliki kecepatan kilat sejauh mata memandang.

Selanjutnya, sesampainya di Masjidil Aqsa, Nabi memimpin shalat berjamaah bersama ruh para nabi terdahulu. Kemudian, fase Mi’raj pun bermula. Rasulullah bertemu dengan para nabi pilihan di setiap lapisan langit:

  • Langit pertama: Nabi Adam AS
  • Langit kedua: Nabi Isa AS dan Yahya AS
  • Langit ketiga: Nabi Yusuf AS
  • Langit keempat: Nabi Idris AS
  • Langit kelima: Nabi Harun AS
  • Langit keenam: Nabi Musa AS
  • Langit ketujuh: Nabi Ibrahim AS

Hadits Shahih Memilih Susu atau Khamar

Kita bisa melihat kemurnian ajaran Islam melalui salah satu momen penting dalam hadits shahih. Abu Hurairah r.a. meriwayatkan sebuah kejadian menarik saat perjalanan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda:

“Pada malam Isra’, aku didatangi (Jibril) dengan membawakan dua gelas minuman, yang satu berisi khamar (arak) dan yang lainnya berisi susu. Aku melihat keduanya lalu aku memilih susu. Maka Jibril berkata: ‘Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki engkau kepada fitrah. Seandainya engkau memilih khamar, niscaya umatmu akan tersesat’.” (HR. Muslim no. 168 & Bukhari)

Dengan demikian, hadits ini menegaskan bahwa Islam adalah agama yang suci (fitrah) dan hadir untuk menyelamatkan manusia.

Shalat 5 Waktu sebagai Oleh-Oleh Istimewa

Puncak dari peristiwa Isra Mi’raj terjadi ketika Rasulullah SAW menghadap Allah SWT di Sidratul Muntaha. Di tempat inilah, Nabi menerima perintah shalat wajib secara langsung.

Awalnya, Allah memerintahkan shalat sebanyak 50 waktu dalam sehari semalam. Akan tetapi, Rasulullah SAW meminta keringanan (rukhsah) atas saran Nabi Musa AS. Akhirnya, Allah menetapkan kewajiban tersebut menjadi 5 waktu saja.

Meskipun jumlahnya berkurang menjadi 5 waktu (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya), Allah tetap memberikan pahala setara dengan 50 kali shalat bagi mereka yang menjaganya.

Penutup

Kisah peristiwa Isra Mi’raj memberikan pelajaran berharga tentang agungnya kedudukan shalat. Oleh sebab itu, kita wajib berupaya meningkatkan kekhusyukan ibadah ini, tidak hanya melalui kehadiran fisik tetapi juga dengan mendukung ketersediaan fasilitas yang memadai.

Selanjutnya, Masjid Quwwatul Islam membuka kesempatan bagi Anda untuk meraih pahala jariyah. Anda dapat berinfak secara mudah melalui website ini guna mendukung peningkatan kenyamanan ruang shalat dan fasilitas masjid lainnya.

Mari wujudkan masjid yang nyaman bagi para penegak shalat. Salurkan infak terbaik Anda sekarang melalui donasi di bawah ini.

Share artikel ini jika bermanfaat:

Bantu Kami Meningkatkan Dampak Positif untuk Sesama

Setiap donasi Anda akan langsung membantu mereka yang sangat membutuhkan di sekitar kita. Bersama, kita bisa mengubah kehidupan lebih baik. Jadilah bagian dari perubahan nyata hari ini.

Bantu Kami Meningkatkan Dampak Positif untuk Sesama

Setiap donasi Anda akan langsung membantu mereka yang sangat membutuhkan di sekitar kita. Bersama, kita bisa mengubah kehidupan lebih baik. Jadilah bagian dari perubahan nyata hari ini.

Baca Artikel Lainnya

Seorang pria berdzikir setelah sholat tahajud
13 Mei 2026

Dzikir Setelah Sholat Tahajud: Panduan dan Keutamaan

Mengawali Pagi dengan Ibadah Malam Mengamalkan dzikir setelah sholat tahajud adalah kebiasaan yang sangat mulia. Oleh karena itu,

Dzikir pagi petang
7 Mei 2026

Kedahsyatan Dzikir Pagi Petang

Dzikir pagi petang adalah amalan yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Amalan ini dilakukan pada waktu pagi dan

Ilustrasi jamaah di depan Ka'bah untuk menjelaskan perbedaan haji dan umroh secara lengkap.
29 April 2026

Perbedaan Haji dan Umroh: Panduan Lengkap untuk Jamaah

Banyak umat Islam masih sering tertukar saat membahas perbedaan haji dan umroh. Oleh karena itu, kita perlu memahaminya