Masjid Quwwatul Islam Yogyakarta

doa-di-mobil

Doa Naik Kendaraan: Arab, Latin & Terjemahan

Doa Naik Kendaraan dalam Islam

Bepergian menjadi bagian dari kehidupan manusia modern. Setiap hari, banyak orang berpindah tempat menggunakan motor, mobil, kapal, hingga pesawat. “Rasulullah ﷺ mengajarkan adab dan doa untuk setiap aktivitas dalam Islam, termasuk saat naik kendaraan.

Doa ini menunjukkan rasa syukur sekaligus bentuk tawakal kepada Allah. Dengan membacanya, seorang Muslim memohon perlindungan agar perjalanan lancar dan selamat. Nabi Muhammad ﷺ juga memberi teladan agar umatnya selalu mengingat Allah ketika bepergian.

Hadits Shahih tentang Doa Naik Kendaraan

Rasulullah ﷺ bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim:

عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ كَانَ إِذَا رَكِبَ الدَّابَّةَ، قَالَ:
“بِسْمِ اللَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ”
(HR. Muslim No. 1342)

Hadits ini menegaskan bahwa Nabi ﷺ selalu memulai perjalanan dengan menyebut nama Allah, memuji kebesaran-Nya, dan memohon ampun. Dengan begitu, perjalanan menjadi ibadah yang bernilai di sisi Allah.

Doa Naik Kendaraan Darat

Ketika menaiki kendaraan darat seperti mobil, motor, bus, atau kereta, Rasulullah menganjurkan umat Islam membaca doa berikut:

Teks Arab:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Latin:
Subhānal-ladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahu muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn.

Artinya:
“Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

Doa ini berasal dari QS. Az-Zukhruf ayat 13–14, yang mengingatkan bahwa setiap kendaraan merupakan karunia Allah. Karena itu, setiap perjalanan sebaiknya dimulai dengan doa ini agar lebih selamat dan penuh berkah.

Doa Naik Kapal atau Perahu (Kendaraan Laut)

Perjalanan laut memerlukan perlindungan dan ketenangan hati. Allah menyebutkan dalam Al-Qur’an:

“Supaya kamu duduk di atas punggungnya, kemudian kamu mengingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya, lalu kamu mengucapkan:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
(QS. Az-Zukhruf: 13–14)

Ayat ini menjadi dasar utama doa naik kendaraan, termasuk ketika berlayar di laut. Setelah membaca ayat tersebut, dianjurkan menambahkan doa keselamatan:

اللهم هوِّن علينا سفرنا هذا، وسهِّل لنا أمرنا، ونجِّنا من أهوال البحر، وبلِّغنا برَّ الأمان

Latin:
Allāhumma hawwin ‘alainā safaranā hādzā, wa sahhil lanā amranā, wa najjinā min ahwālil-bahri, wa ballighnā barra al-amān.

Artinya:
“Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini, permudahlah urusan kami, selamatkanlah kami dari bahaya laut, dan sampaikanlah kami ke daratan dengan selamat.”

Dengan membaca doa ini, seorang Muslim menyerahkan seluruh urusan perjalanannya kepada Allah dan berharap perlindungan dari bahaya laut.

Doa Naik Pesawat atau Kendaraan Udara

Meski pesawat tidak disebut langsung dalam nash Al-Qur’an maupun hadits, para ulama sepakat bahwa doa naik kendaraan berlaku pula untuk pesawat, karena termasuk sarana yang Allah tundukkan bagi manusia.

Maka, doa berikut juga dianjurkan untuk dibaca ketika pesawat hendak lepas landas:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
(QS. Az-Zukhruf: 13–14)

Setelah itu, bacalah doa yang diajarkan Nabi ﷺ untuk setiap perjalanan jauh:

اللهم إنا نسألك في سفرنا هذا البر والتقوى، ومن العمل ما ترضى، اللهم هوِّن علينا سفرنا هذا واطوِ عنا بُعدَه، اللهم أنت الصاحب في السفر والخليفة في الأهل

Latin:
Allāhumma innā nas’aluka fī safarinā hādzā al-birra wat-taqwā, wa minal-‘amali mā tardhā. Allāhumma hawwin ‘alainā safaranā hādzā waṭwi ‘annā bu‘dah, Allāhumma anta aṣ-ṣāhibu fis-safar wal-khalīfatu fil-ahl.

Artinya:
“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan ini, serta amal yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami dan dekatkanlah jaraknya. Engkaulah teman dalam perjalanan dan pelindung bagi keluarga kami.”

Doa ini bisa dibaca ketika pesawat mulai mengudara agar hati lebih tenang dan perjalanan lebih aman di bawah perlindungan Allah.

Hikmah Membaca Doa Naik Kendaraan

Membaca doa naik kendaraan mengandung banyak hikmah. Pertama, doa ini menumbuhkan kesadaran bahwa kendaraan hanyalah sarana, sedangkan keselamatan datang dari Allah. Kedua, doa tersebut menumbuhkan rasa syukur atas kemudahan teknologi transportasi. Selain itu, doa ini menumbuhkan tawakal dan ketenangan karena manusia tidak tahu apa yang akan terjadi di jalan.

Selain itu, doa juga menjaga hati agar terus berdzikir. Ketika seseorang memulai perjalanannya dengan doa, aktivitasnya bukan sekadar rutinitas duniawi, tetapi juga bagian dari ibadah yang bernilai di sisi Allah. Karena itu, doa naik kendaraan sebaiknya selalu diamalkan, baik untuk perjalanan dekat maupun jauh.

Adab Bepergian Sesuai Sunnah

Islam mengajarkan adab agar perjalanan menjadi ibadah yang penuh berkah. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Membaca doa keluar rumah: Bismillāhi tawakkaltu ‘alallāh, lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.
  2. Berpamitan kepada keluarga dengan doa keselamatan.
  3. Membaca doa naik kendaraan sebelum berangkat.
  4. Menghindari maksiat dan menjaga pandangan selama perjalanan.
  5. Memperbanyak dzikir serta doa agar perjalanan diberkahi.

Dengan menjalankan adab-adab ini, perjalanan terasa lebih ringan dan penuh ketenangan.

Penutup

Doa naik kendaraan bukan hanya bacaan sunnah, tetapi juga wujud keimanan dan pengingat bahwa Allah-lah yang memberi keselamatan. Ketika doa ini dibaca dengan penuh kesadaran, hati menjadi tenang, perjalanan terasa aman, dan setiap langkah berubah menjadi ibadah.

Baik di darat, laut, maupun udara, doa ini mengajarkan agar kita selalu bergantung kepada Allah. Semoga setiap perjalanan kita selalu dalam lindungan dan keberkahan-Nya.

Share artikel ini jika bermanfaat:

Bantu Kami Meningkatkan Dampak Positif untuk Sesama

Setiap donasi Anda akan langsung membantu mereka yang sangat membutuhkan di sekitar kita. Bersama, kita bisa mengubah kehidupan lebih baik. Jadilah bagian dari perubahan nyata hari ini.

Bantu Kami Meningkatkan Dampak Positif untuk Sesama

Setiap donasi Anda akan langsung membantu mereka yang sangat membutuhkan di sekitar kita. Bersama, kita bisa mengubah kehidupan lebih baik. Jadilah bagian dari perubahan nyata hari ini.

Baca Artikel Lainnya

Seorang pria berdzikir setelah sholat tahajud
13 Mei 2026

Dzikir Setelah Sholat Tahajud: Panduan dan Keutamaan

Mengawali Pagi dengan Ibadah Malam Mengamalkan dzikir setelah sholat tahajud adalah kebiasaan yang sangat mulia. Oleh karena itu,

Dzikir pagi petang
7 Mei 2026

Kedahsyatan Dzikir Pagi Petang

Dzikir pagi petang adalah amalan yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Amalan ini dilakukan pada waktu pagi dan

Ilustrasi jamaah di depan Ka'bah untuk menjelaskan perbedaan haji dan umroh secara lengkap.
29 April 2026

Perbedaan Haji dan Umroh: Panduan Lengkap untuk Jamaah

Banyak umat Islam masih sering tertukar saat membahas perbedaan haji dan umroh. Oleh karena itu, kita perlu memahaminya