Sholat tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa dalam Islam. Ibadah ini dikerjakan pada malam hari setelah seseorang tidur, meskipun hanya sebentar. Banyak umat Islam yang berusaha membiasakan diri bangun di sepertiga malam untuk melaksanakan sholat tahajud karena menjadi salah satu amalan yang sangat dicintai Allah SWT.
Sebelum melaksanakan sholat tahajud, seorang muslim tentu perlu mengetahui niatnya. Namun, tidak sedikit pula yang bertanya, apakah niat sholat tahajud harus dilafalkan? Artikel ini akan membahas secara lengkap bacaan niat sholat tahajud beserta tata cara, waktu pelaksanaan, hingga penjelasan mengenai hukum melafalkan niat.
Bacaan Niat Sholat Tahajud
Berikut bacaan niat sholat tahajud dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
Niat Sholat Tahajud Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin
Ushallii sunnatat tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya
“Aku berniat mengerjakan sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Apakah Niat Sholat Tahajud Harus Dilafalkan?
Jawabannya adalah tidak.
Dalam Islam, tempat niat adalah di dalam hati, yaitu adanya keinginan dan kesengajaan untuk melakukan suatu ibadah karena Allah SWT. Melafalkan niat sebelum sholat bukan merupakan syarat sah sholat.
Sebagian ulama membolehkan seseorang melafalkan niat sebagai bentuk membantu menghadirkan kekhusyukan. Namun, jika tidak diucapkan sama sekali dan niat sudah ada di dalam hati ketika takbiratul ihram, maka sholat tetap sah.
Karena itu, jangan merasa khawatir apabila belum hafal lafaz niat dalam bahasa Arab. Yang terpenting adalah menghadirkan niat di dalam hati bahwa kamu akan melaksanakan sholat sunnah tahajud karena Allah SWT.
Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Tahajud
Sholat tahajud dikerjakan setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh, dengan syarat telah tidur terlebih dahulu meskipun hanya sebentar.
Waktu yang paling utama adalah pada sepertiga malam terakhir, karena pada waktu tersebut doa-doa lebih dekat untuk dikabulkan dan menjadi waktu yang penuh keberkahan.
Secara umum pembagian waktunya sebagai berikut:
- Setelah sholat Isya dan sudah tidur.
- Pertengahan malam.
- Sepertiga malam terakhir (waktu yang paling utama).
Jumlah Rakaat Sholat Tahajud
Tidak ada batasan maksimal jumlah rakaat sholat tahajud.
Yang paling umum dilakukan adalah:
- 2 rakaat.
- 4 rakaat (2 salam).
- 6 rakaat (3 salam).
- 8 rakaat (4 salam).
Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Setelah selesai sholat tahajud, dianjurkan menutup ibadah malam dengan sholat witir.
Tata Cara Sholat Tahajud
Pelaksanaan sholat tahajud pada dasarnya sama seperti sholat sunnah lainnya.
- Berniat di dalam hati untuk melaksanakan sholat tahajud.
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah (jika dikerjakan).
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca surat pendek atau ayat Al-Qur’an.
- Rukuk.
- I’tidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Berdiri untuk rakaat berikutnya.
- Tasyahud akhir.
- Salam.
Setelah selesai sholat, dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, istighfar, serta memohon ampunan dan segala kebutuhan kepada Allah SWT.
Keutamaan Sholat Tahajud
Sholat tahajud memiliki banyak keutamaan yang dijelaskan dalam Al-Qur’an maupun hadis.
Beberapa di antaranya yaitu:
- Menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling utama.
- Mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Menjadi sebab diangkat ke derajat yang mulia.
- Menghapus dosa-dosa kecil.
- Menenangkan hati.
- Menjadi waktu terbaik untuk memanjatkan doa.
Allah SWT juga berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 79 agar Rasulullah SAW melaksanakan tahajud sebagai ibadah tambahan yang dapat mengantarkan kepada kedudukan yang terpuji.
Tips Agar Istiqamah Sholat Tahajud
Membiasakan tahajud memang tidak selalu mudah. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba:
- Tidur lebih awal.
- Pasang alarm.
- Kurangi begadang yang tidak perlu.
- Mulai dari dua rakaat terlebih dahulu.
- Berdoa agar diberikan kemudahan untuk bangun malam.
- Ajak keluarga atau pasangan saling mengingatkan.
Istiqamah lebih dicintai Allah dibanding amalan yang besar tetapi hanya sesekali dilakukan.
Kesimpulan
Niat sholat tahajud cukup dihadirkan di dalam hati ketika akan memulai sholat. Melafalkan niat bukanlah kewajiban dan bukan syarat sah sholat. Yang paling penting adalah adanya kesungguhan hati untuk beribadah semata-mata karena Allah SWT.
Semoga Allah memudahkan kita semua untuk istiqamah melaksanakan sholat tahajud, menerima setiap amal ibadah, serta mengabulkan doa-doa yang dipanjatkan di sepertiga malam.
Mari Ambil Bagian dalam Kebaikan
Selain memperbanyak ibadah seperti sholat tahajud, kita juga dianjurkan untuk membantu memakmurkan rumah Allah. Salah satu bentuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir adalah dengan mendukung pembangunan, operasional, dan kegiatan dakwah masjid.
Jika kamu ingin ikut berkontribusi dalam amal kebaikan tersebut, kamu dapat menyalurkan donasi melalui website berikut:
Semoga setiap rupiah yang didonasikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan menjadi pemberat timbangan amal baik di akhirat kelak. Aamiin.

